Sudah berlangganan artikel blog ini via RSS Feed?

Sabtu, 20 November 2010

Cara Install Ubuntu 10.4

Pertama tama masukan CD Linux dan boot ke CD Linux Tersebut

Setelah anda melihat gambar di atas Klik Install Ubuntu 10.04. Sesudah di klik maka akan terlihat gambar berikut ini :


Sekarang anda bisa memilih dan waktu zona sesuai yang anda inginkan : klik Forward untuk melanjutkan

Untuk Pilihan kali ini anda bisa Memilih terserah anda. klik Forward untuk meneruskan


Jika anda ingin memastikan partisi sesuai keinginan anda silahkan pilih menu yang manually dan lakukan klik Forward untuk melanjutkan


Ini adalah tahap menentukan partisi yang akan di buat klik forward untuk meneruskan

Isi menu menu yang ada dan klik forward untuk meneruskan proses penginstalan



anda siap untuk menginstall klik install

 Tunggu sampai proses penginstallan selesai


 Setelah selesai restart



Read More … Cara Install Ubuntu 10.4

Jumat, 12 November 2010

Jenis-Jenis File System Di Linux dan Windows

Sistem Operasi Windows sampai saat ini mempunyai tiga file system : 
1. FAT 16 (File Allocation Table 16)
sebenarnya sebelum FAT16, telebih dahulu sistem file di MS-DOS FAT12, tapi karena banyak kekurangan makanya muncul FAT16, FAT16 sendiri sudah dikenalkan oleh MS-DOS pada tahun 1981. Awalnya, sistem ini didesain umtuk mengatur file fi floppy disk, dan sudah mengalami beberapa kali perubahan, sehingga digunakan untuk mengatur file harddisk. Keuntungan FAT16 adalah kompatibel hampir di semua sistem operasi, baik Windows 95/98/ME, OS/2, Linux dan bahkan Unix. Namun dibalik itu semua masalah paling besar dari FAT16 adalah mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster dalam partisi, jadi semakin besar harddisk, maka ukuran cluster akan semakin besar. selain itu kekurangan FAT16 salah satunya tidak mendukung kompresi, enkripsi dan kontrol akses dalam partisi

2. FAT 32 (File Allocation Table 32)
FAT32 mulai di kenal pada sistim Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lebih dari FAT16. FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16. Namun FAT32 memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa di kenal oleh hampir semua system operasi, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows XP karena Windows XP tidak peduli file sistim apa yang di gunakan pada partisi.


3. NTFS (New Technology File System)
NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang benar benar berbeda di banding teknologi FAT. NTFS menawarkan security yang jauh lebih baik , kompresi file , cluster dan bahkan support enkripsi data. NTFS merupakan file system standar untuk Windows Xp dan apabila anda melakukan upgrade Windows biasa anda akan di tanyakan apakah ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT. Namun jika anda sudah melakukan upgrade pada Windows Xp dan tidak melakukan perubahan NTFS itu bukan masalah karena anda bisa mengkonversinya ke NTFS kapanpun. Namun ingat bahwa apabila anda sudah menggunakan NTFS akan muncul masalah jika ingin downgrade ke FAT tanpa kehilangan data.
Pada Umumnya NTFS tidak kompatibel dengan Operating System lain yang terinstall di komputer yang sama (Double OS) bahkan juga tidak terdetek apabila anda melakukan StartUp Boot menggunakan floopy. Untuk itu sangat disarankan kepada anda untuk menyediakan partisi yang kecil saja yang menggunakan file system FAT di awal partisi. Partisi ini dapat anda gunakan untuk menyimpan Recovery Tool apabila mendapat masalah.
 

Sedangkan Linux mempunyai beberapa file system:
 
1. Ext 2 (2rd Extented)
EXT2 adalah file sistem yang ampuh di linux. EXT2 juga merupakan salah satu file sistem yang paling ampuh dan menjadi dasar dari segala distribusi linux. Pada EXT2 file sistem, file data disimpan sebagai data blok. Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun panjangnya bervariasi diantara EXT2 file sistem, besar blok tersebut ditentukan pada saat file sistem dibuat dengan perintah mk2fs. Jika besar blok adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2 blok. Ini berarti kita membuang setengah blok per file.


EXT2 mendefinisikan topologi file sistem dengan memberikan arti bahwa setiap file pada sistem diasosiasiakan dengan struktur data inode. Sebuah inode menunjukkan blok mana dalam suatu file tentang hak akses setiap file, waktu modifikasi file, dan tipe file. Setiap file dalam EXT2 file sistem terdiri dari inode tunggal dan setiap inode mempunyai nomor identifikasi yang unik. Inode-inode file sistem disimpan dalam tabel inode. Direktori dalam EXT2 file sistem adalah file khusus yang mengandung pointer ke inode masing-masing isi direktori tersebut.


2. Ext 3 (3rd Extended)
EXT3 adalah peningkatan dari EXT2 file sistem. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:
1.    Setelah kegagalan sumber daya, “unclean shutdown”, atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu sehingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses.
Jurnal yang disediakan oleh EXT3 menyebabkan tidak perlu lagi dilakukan pengecekan data setelah kegagalan sistem. EXT3 hanya dicek bila ada kerusakan hardware seperti kerusakan hard disk, tetapi kejadian ini sangat jarang. Waktu yang diperlukan EXT3 file sistem setelah terjadi “unclean shutdown” tidak tergantung dari ukuran file sistem atau banyaknya file, tetapi tergantung dari besarnya jurnal yang digunakan untuk menjaga konsistensi. Besar jurnal default memerlukan waktu kira-kira sedetik untuk pulih, tergantung kecepatan hardware.
1.    Integritas data
EXT3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau “unclean shutdown”. EXT3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.
1.    Kecepatan
Daripada menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada EXT2 karena EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.
1.    Mudah dilakukan migrasi
Kita dapat berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa melakukan format ulang.


3. Ext 4 (4rd Extended)
Ext4 dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel 2.6.28 jadi apabila distro anda yang secara default memiliki versi kernel tersebuat atau di atas nya otomatis system anda sudah support ext4 (dengan catatan sudah di include kedalam kernelnya) selain itu versi e2fsprogs harus mengunakan versi 1.41.5 atau lebih.
Apabila anda masih menggunakan fs ext3 dapat mengkonversi ke ext4 dengan beberapa langkah yang tidak terlalu rumit.
Keuntungan yang bisa didapat dengan mengupgrade filesystem ke ext4 dibanding ext3 adalah mempunyai pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB = 1,048,576 TB ukuran maksimum filesystem dengan 16 TB untuk maksimum file size nya,Fast fsck,Journal checksumming,Defragmentation support.
 

sumber : wahyu alamsyah
Read More … Jenis-Jenis File System Di Linux dan Windows

Minggu, 19 September 2010

Windows | Pengertian Gpedit.msc

Gpedit.msc singkatan dari Group Police yang dimana Gpedit.msc ini digunakan untuk melihat, membuat dan mengkonfigurasi group police yang ada diWindows XP sedangkan regedit melihat, membuat dan memodifikasi registry di dalam windows. Sebenarnya fungsi gpedit.msc dengan regedit hampir sama akan tetapi gpedit.msc dalam pengkonfigurasiannya lebih mudah di banding dengan regedit. gpedit.msc sangat mudah digunakan karena dalam pengkonfigurasiannya kita hanya perlu mengubah option suatu objek yang ada yaitu Not Configure, Disable dan Enable.

Ada 3 akses yang dapat kita lakukan untuk dapat menggunakan fasilitas Gpedit.msc yaitu sebagai berikut :
  1. Ini adalah langkah yang paling mudah yaitu klik Start >> Run >> ketikan gpedit.msc >> ok.
  2. Buka di C:\Windows\System32\gpedit.msc.
  3. ini juga sangat mudah yaitu buka Command Prompt >> ketikan gpedit.msc.
  10 contoh gpedit yang berhubungan dengan regedit :
  1. Cara menutup Akses regedit (registry editor) User Configuration –> Administrative Template –> System –> Prevent access to registry editing tools— > pilih enable
  2.  Cara menutup Akses program run User Configuration –> Administrative Template –> Start Menu And Taskbar –> Remove Run menu from Start Menu — > pilih enable
  3. Cara mendisable task manager/ Lock Computer/Change Password/ Log Off : User Configuration –> Administrative Template –> System –> Ctrl + Alt + Del Option Kemudian ada 4 pilihan :

              * Remove Task Manager
              * Remove Lock computer
              * Remove Change Password
              * Remove Log Off

    Pilih enable  .
  4. Cara mendisable Autoplay User Configuration –> Administrative Template –> System –> Turn Of Autoplay –> pilih drive — > pilih enable.
  5. Cara menghapus history User Configuration –> Administrative Template –> Start Menu and Taskbar –> Clear history of recently documents on exit — > pilih enable.
  6. Cara menghapus LogOff dari start menuUser Configuration –> Administrative Template –> Start Menu and Taskbar –> Remove Logoff  on the start menu— > pilih enable.
  7. Cara menutup Akses klik kanan pada desktop User Configuration –> Administrative Template –> Windows Component –> Windows Explorer –> Remove Windows Explorer’s default context menu — > pilih enable.
  8. Cara menutup Akses manage pada My Computer User Configuration –>  Administrative Template –> Windows Component –> Windows Explorer –> Hides the Manage item on the windows explorer context menu — > pilih enable.
  9. Cara untuk menyembunyikan/ hidden drive (misal: C, D, E) Klik User Configuration –> Administrative Template — >Windows Component –> Windows Explorer –> Hide these spesified drives in My Computer— > pilih enable
  10. Cara menutup Akses pada Drive (misal: C, D, E) User Configuration –>  Administrative Template –> Windows Component –> Windows Explorer –> Prevent Access to drive from My Computer — > pilih enable
 
Read More … Windows | Pengertian Gpedit.msc

Jumat, 30 Juli 2010

Windows | Contoh Contoh Registry

Registry dalam flatform sistem operasi Microsoft Windows XP 32-bit, merupakan sebuah basis data yang disusun secara hierarkis yang mengandung informasi mengenai konfigurasi sebuah sistem, mulai dari konfigurasi perangkat keras, perangkat lunak, asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya hingga preferensi pengguna.
 
Contoh 20 registry :
  1. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer. Langkah registry ini digunakan untuk Menonaktifkan klik kanan pada desktop Windows XP
  2. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\RunMRu. Langkah registry ini digunakan untuk membersihkan bekas daftar perintah jendela run.
  3. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer. Langkah registry ini digunakan untuk menghalangi perubahan model tampilan control panel.
  4. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System. Langkah registry ini digunakan untuk menghalangi akses halaman task manager.
  5. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer. Langkah registry ini digunakan untuk Menonaktifkan Menu properties Pada desktop.
  6. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Uninstall. Langkah registry ini digunakan untuk menghalangi akses Pada Add Remove Program Pada Windows.
  7. HKEY_CLASSES_ROOT\Unknown\Shell. Langkah Registry ini digunakan untuk Mengubah Menu Open Saat Klik Kanan.
  8. HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell. Langkah Registry ini digunakan untuk Mengganti Tulisan Search Pada Menu Konteks.
  9. HKEY_CLASSES_ROOT\Folder\Shell. Langkah Registry ini digunakan untuk Mengganti Tulisan Explore Pada Menu Konteks.
  10. HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}. Langkah Registry ini digunakan untuk mengganti Nama Dan Info Tips pada Recycle bin di Windows XP.
  11.  HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer. Langkah Registry ini digunakan untuk menonaktifkan Program di dalam recycle bin.
  12. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer. Langkah Registry ini digunakan untuk Menghalangi orang lain melihat definisi Drive.
  13. HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer. Langkah Registry ini digunakan untuk mengaktifkan Program Disk Clean Up.
  14. HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Lsa. Langkah Registry ini digunakan untuk Menghalangi pergantian Hak Akses Administrator.
  15. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explore. Langkah registry ini digunakan untuk menghalangi Perubahan Lokasi Shortcut My Documents.
  16. HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\FileSystem. Langkah Registry ini digunakan untuk mempercepat akses folder.
  17. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt. Langkah ini Digunakan untuk mempercepat booting komputer. 
  18. HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\. Langkah ini digunakan untuk mempercepat shutdown.
  19. HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management\PrefetchParameters\EnablePrefetcher. Langkah ini digunakan untuk mensetting ulang prefetcher.
  20. HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop. Untuk Merubah Desktop.
Untuk Pengunjung Blog maaf ya ini adalah tugas dari sekolah............
Pesan : Untuk Pak Adi kasih Nilai A++ ya.......
Ternyata gak sia-sia buat blog dari dulu eh kepake 
Sumber artikel : Wikipedia 
Read More … Windows | Contoh Contoh Registry